5 Mitos Tentang Bayi Baru Lahir Yang Ternyata Salah

5 Mitos Tentang Bayi Baru Lahir Yang Ternyata Salah

Setelah menjalani pernikahan serta sudah resmi menjadi sepasang suami istri, seuah kehidupan rumah tangga tentu saja akan semakin sempurna dengan lahirnya buah hati. Tetapi jika tidak mempunyai pengalaman dan juga pemahaman yang cukup tentu saja akan menjadi sebuah hal yang cukup sulit dan juga merepotkan. Oleh karena itulah campur tangan orangtua aataupun mertua tidak lepas dari hidup Anda dan keluarga kecil Anda. Terkadang sebuah pengalaman yang dipunyai oleh orang tua ataupun mertua sering kali menganggap jika Anda kurang mampu di dalam mengurus bayi sendirian. Sebagian besar orang tua muda sekarang ini memang kurang percaya adanya suatu mitos tertentu, namun bagi sebagian besar orang tua mitos menjadi sebuah hal penting yang perlu dipercayai. Lalu apa saja mitos dalam mengasuh bayi? Berikut ini adalah beberapa di antaranya:
Dilarang Memotong Kuku Dan Mengurung Diri Sebelum 40 Hari
Yang pertama adalah mitos mengenai 40 hari dimana dari memotong kuku sampai dengan mengurung diri di dalam rumah. Pada dasarnya hal tersebut merupakan sebuah anggapan yang sangat keliru. Apakah Anda pernah mendengar saran dari orang tua mengenai mengurung diri sampai dengan 40 hari serta memotong kuku bayi setelah usianya melewati 40 hari. Pada dasarnya kedua mitos tersebut tidak perlu dipercaya. Karena yang benar adalah seorang bayi tidak boleh diajak keluar pada tempat ramai karena di luar terdapat banyak kuman maupun virus yang dapat menyerangnya karena sistem imun yang dimiliki bayi masih sangat lemah. Dan untuk kuku yang panjang justru harus segera dipotong karena jika dibiarkan dan menunggu sampai 40 hari nantinya akan membahayakan bayi itu sendiri.

Mengenakan Sarung Tangan Setiap Saat
Kemudian yang kedua adalah orang tua di zaman dulu biasanya menyuruh Anda untuk mengenakan sarung tangan dan juga kaki setiap saat. Namun mitos tersebut justru salah kaprah karena seharusnya sarung tangan dan juga kaki tersebut disarankan dipakai pada saat udara dingin ataupun pada saat Anda tinggal sebentar, hal tersebut karena agar nantinya kuku jarinya tidak melukai bagian tubuhnya senidri. Selain itu terlalu sering memakaikan sarung tangan dan juga kaki nantinya akan mempengaruhi indera perasa serta motoriknya pada saat beranjak dewasa.

Pemakaian Gurita Agar Perut Tidak Kembung
Lalu yang ketiga adalah masalah mitos tentang pemakaian gurita agar nantinya perut bayi tidak kembung, hal ini justru salah kaprah karena gurita ini justru dapat memuat organ tubuh si bayi mengalami suatu gangguan pertumbuhan karena pemaikaian gurita yang terlalu ketat. Selain itu membebas bayi dengan gurita yang cukup kencang nantinya akan mengganggu pernapasannya.
Mencukur Rambut Dan Menarik Hidung Bayi
Biasanya orang tua zaman dulu sering kali menyuruh untuk mencukur rambut bayi agar nantinya rambut baru bayi menjadi lebih tebal dan juga indah, selain itu juga menarik – narik hidungnya agar lebih mancung. Hal tersebut merupakan sebuah mitos karena rambut sendiri terpengaruh oleh gen dari kedua orang tuanya, sedangkan untuk hidung yang ditarik terus menerus juga tidak akan membuat macung, justru hal tersebut akan membuat hidung bayi menjadi iritasi.

Membuang ASI Yang Pertama Kali Keluar
Selain itu para orang tua zaman dulu sering menyuruh untuk membuang ASI yang pertama kali keluar, alasannya sendiri adalah ASI tersebut sudah basi karena memiliki warna yang kekuningan. Namun mitos tersebut sangat salah karena justru ASI yang keluar pertama kali tersebut harus diberikan kepada bayi karena memiliki kandungan kolostrum yang mana mengandung nilai gizi yang sangat banyak dan juga beberapa zat pertahanan yang baik untuk bayi itu sendiri dan tidak ada yang namanya ASI basi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *