Mitsubishi Habiskan Dana Milyaran Untuk Realisasikan Expander Versi Reli

Demi membuat Xpander versi reli, Mitsubishi dipastikan akan menggelontorkan dana milyaran rupiah. Pasalnya Xpander versi reli ini akan ikut berpartisipasi dalam acara NZRC Goldrush Rally of Coromandel yang akan dihelat pada bulan Agustus mendatang. Sudah bisa dipastikan kalau performa mobil satu ini harus dipertimbangkan dengan baik demi kesuksesan acara tersebut.

Mobil Xpander versi reli ini ternyata dinamai Xpander AP4. Sebenarnya prototipe kendaraan satu ini sudah diperlihatkan pada acara GIIAS 2019 yang baru saja berlalu pada bulan Juli lalu. Tak pelak, mobil satu ini berhasil menarik minat para pengunjung yang datang ke helatan akbar otomotif tahunan tersebut. Xpander versi reli ini memang baru pertama kali diperlihatkan di dalam acara tersebut.

Selain mengikuti helatan reli Selandia Baru, mobil satu ini juga akan berpartisipasi dalam acara Kejuaraan Nasional Sprint Rally 2019 pada putaran 2. Manajemen mengatakan kalau mereka akan mengikuti Kejuaraan satu ini hingga putaran 6. Rencananya acara kejuaraan nasional ini akan dihelat pada bulan September hingga akhir tahun 2019 ini.

 

Syarat Modifikasi Maksimal 80% Tanpa Menghilangkan Originalitasnya

Rifat sungkar yang berperan sebagai pembalap tim sekaligus inisiator XRT mengatakan bahwa, nama AP4 ini mengambil nama kelas yang mereka ikuti dalam reli kali ini. Di dalam kelas ini para peserta diharuskan menjaga orisinalitas mobil sebesar 80 persen dengan menggunakan sistem penggerak 4 roda.

Tapi ternyata memang hal ini yang diharapkan oleh Rifat. Pasalnya banyak orang yang berpendapat kalau Xpander reli ini menggunakan mesin EVO X yang menggunakan casing Xpander. Padahal ini benar-benar salah dan tidak bisa dipertanggungjawabkan. Rifat mengatakan kalau orisinalitas dari mobil Expander yang akan mengikuti reli ini sudah sesuai dengan permintaan panitia.

Jadi 80 persen struktur bodi yang diterpkan masih benar-benar sama. Tak ada perbedaan sedikitpun di dalamnya. Kalaupun ada, itu hanya di bagian tertentu saja dan tidak merubah kontur mobil secara keseluruhan. Jadi menurutnya lantai mobil harus benar-benar standar dengan tiang pintu yang juga orisinil dari pila A, B hingga C.

Lebih jauh Rifat mengatakan kalau mobil Xpander reli ini diberikan spoiler belakang tambahan dengan lip diffuser yang ditempatkan pada sisi depan mobil. Dari segi rangka, untungnya Expander ini terbilang cukup ringan, sehingga tidak diperlukan tambahan sasis khusus untuk meningkatkan performanya.

 

Rombak Girboks, Suspensi dan Mesin Untuk Daya Maksimal

Dari 100 persen orisinalitas, 20% persen modifikasi diterapkan pada konstruksi suspensi, girboks dan kaki-kaki. Akan tetapi tetap ada syarat khusus yang harus diterapkan yakni para peserta harus menggunakan sparepart yang sudah ditentukan oleh panitia. Sebagian besar spareparts tersebut menggunakan suku cadang dari brand yang sudah ditentukan oleh penyelenggara dan kebanyakan harus dibeli di Selandia baru.

Dari segi mesin boleh dilakukan sedikit modifikasi selama masih dari brand yang sama yakni Mitsubishi. XRT ini digadang gadang menggunakan mesin Mitsubishi B11. Mesin satu ini juga sudah pernah digunakan oleh kedaraan mitsubishi lain yang bergenre balap, seperti misalnya Evo ataupun Lancer. Tapi tentunya kapasitas mesin dari kedua mobil tersebut berbeda dengan Xpander.

Rifat sendiri mengatakan kalau modifikasi yang dilakukan mungkin menghabiskan dana Milyaran Rupiah. Pasalnya untuk harga kaki-kaki dan Girboks dari Brand Xtrac saja sudah dibanderol dengan harga 55 ribu dolar atau sekitar 750 juta rupiah. Ini baru satu sparepart saja dan belum ditambahkan dengan harga sparepart lainnya. Jadi, itulah beberapa pembahasan tentang modifikasi Expander versi Reli.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *