Wajib Tahu! Tips Aman Menjalankan Puasa Untuk Penderita Maag

Sudah menjadi kewajiban setiap muslim di seluruh dunia ini, untuk menjalankan puasa pada Bulan Ramadhan. Dalam satu bulan penuh tersebut, umat muslim harus menahan makan dan minum dari terbit fajar sampai terbenamnya matahari selama kurang lebih 14 jam.  Lalu bagaimana dengan nasib muslim yang memiliki riwayat sakit maag? Apakah berpuasa tidak berbahaya untuk kesehatan mereka?

Menurut Dekan Fakultas Kedokteran Univertas Indonesia (FKUI) Prof. Dr. dr. Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB, penderita maag masih bisa menjalankan puasa. Hal ini karena sebagian besar orang yang mengalami maag adalah jenis maag fungsional yang disebabkan oleh pola makan yang tidak teratur. Sehingga dengan menjalankan puasa justru bisa menjadi terapi untuk menyembuhkan sakit maag tersebut.

Agar penderita maag tetap aman menjalankan puasa, ada beberapa tips yang bisa dilakukan. Beberapa diantaranya adalah sebagai berikut:

Tips Menjalankan Puasa bagi Penderita Maag

  1. Konsumsi Karbohidrat Komplek

Agar tidak mudah merasa lapar sehingga penyakit maag menjadi kambuh, maka para penderita maag yang tengah menjalankan puasa sangat disarankan untuk mengkonsumsi jenis karbohidrat komplek baik saat berbuka ataupun sahur. Jenis karbohidrat ini membutuhkan waktu yang lebih lama untuk dicerna sehingga memberikan rasa kenyang yang lebih lama juga. Anda bisa memilih nasi merah atau gandum sebagai sumber karbohidrat saat menjalankan puasa.

  1. Konsumsi lebih banyak serat

Selain karbohidrat komplek, jenis makanan yang mengandung banyak serat juga lebih lama dicerna oleh tubuh sehingga memberikan rasa kenyang lama juga. Maka dari itu, saat menjalankan puasa, perbanyak konsumsi sayuran dan buah-buahan yang kaya akan serat sehingga anda bisa tetap vit selama menjalankan puasa seharian.

  1. Hindari Makanan Yang Mengandung Banyak Lemak

Selain tidak bagus untuk kesehatan, makanan yang berlemak juga tidak baik untuk dikonsumsi saat berpuasa terutama bagi penderita maag. Makanan yang berlemak cenderung mengikat sari-sari makanan dan sangat mudah dicerna sehingga menimbulkan rasa lapar yang lebih cepat pula. Selain itu, anda juga perlu menghindari makanan yang asam dan juga pedas karena bisa memicu naiknya asam lambung.

 

Hal yang Harus dilakukan Agar Maag Tidak Kambuh Saat Puasa

Bagi anda yang khawatir sakit maag akan kambuh saat menjalankan puasa, anda bisa melakukan hal-hal berikut ini untuk mencegahnya.

  1. Selalu makan sahur

Bagi anda yang memiliki riwayat sakit maag, makan sahur adalah suatu kewajiban yang harus anda lakukan agar anda bisa lancar menjalankan ibadah puasa anda. Jangan sekali-kali membiarkan anda sendiri menjalankan puasa tanpa makan sahur terlebih dahulu karena bisa berakibat fatal pada sakit maag yang telah anda miliki sebelumnya tersebut.

  1. Berbuka tepat waktu

Selain tidak boleh melewatkan makan sahur, bagi anda yang memiliki riwayat sakit maag juga dianjurkan untuk langsung membatalkan puasa saat waktu berbuka telah tiba. Sesibuk apapun anda, usahakan untuk langsung mengkomsi makanan saat berbuka walaupun hanya dengan segelas teh atau kurma, agar metabolisme tubuh anda bisa tetap bekerja dengan baik.

  1. Hindari makanan pemicu maag

Makanan yang bisa memicu kambuhnya maag saat puasa sangatlah banyak. Beberapa diantaranya seperti makanan yang berlemak, makanan yang mengandung asam, makanan pedas dan juga makanan yang terlalu asin. Makanan-makanan tersebut selain tidak baik untuk kesehatan, juga bisa memicu lambung memproduksi zat asam dalam jumlah besar sehingga bisa menyebabkan kambuhnya penyakit maag.

 

Konsumsi Obat Maag Jika Diperlukan

Jika anda khawatir maag anda akan kambuh saat menjalankan puasa, anda bisa mengantisipasinya dengan mengkonsumsi obat maag yang telah diresepkan oleh dokter. Anda bisa meminumnya saat sahur ataupun berbuka untuk mencegah maag anda menganggu kenyamanan saat menjalankan ibadah puasa. Dengan begitu anda bisa tenang menjalankan puasa tanpa dihantui rasa takut maag anda akan kambuh.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *